4 Cara Merawat Tanaman Hias Air Agar Tetap Segar dan Terawat

Cara merawat tanaman hias air memiliki perbedaan tersendiri dibandingkan dengan tanaman pada umumnya. Tanaman jenis ini dapat tumbuh dengan baik dalam media air, seperti sirih gading, ivy, melati air, dan calla lily.

Selain memastikan media tanam kaya akan unsur hara, penting juga untuk memperhatikan penyiraman serta pemupukan agar tanaman tetap sehat. Tanaman hias air sangat cocok bagi pemula atau mereka yang memiliki jadwal padat dan tidak sempat melakukan perawatan rutin.

Meskipun begitu, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam merawat tanaman hias air agar pertumbuhannya tetap optimal. Berikut beberapa cara yang bisa dilakukan, diantaranya:

1. Perhatikan Pemilihan Wadah dan Persiapan Media

Sebelum proses penanaman dimulai, langkah awal yang perlu dilakukan adalah menyiapkan wadah dan media tanam yang sesuai. Banyak orang memilih menggunakan botol kaca atau toples transparan bekas karena mudah didapat dan ramah lingkungan. Selain itu, penggunaan wadah transparan memiliki keunggulan tersendiri.

Selain memberikan tampilan yang lebih estetis, wadah bening juga mempermudah pemantauan perkembangan akar tanaman. Dengan begitu, kondisi kesehatan akar dapat lebih mudah diperiksa, seperti apakah akar tumbuh dengan baik atau mengalami masalah seperti busuk akar.

2. Gunakan Air Bersih

Cara merawat tanaman hias air yang selanjutnya yakni selalu memanfaatkan air bersih saat melakukan penanaman dan perawatan. Saat menanam tanaman hias dengan media air, penting untuk menghindari penggunaan air bekas, seperti air cucian atau air yang telah tercemar, karena dapat membawa bakteri atau zat berbahaya yang merugikan tanaman. Sebaiknya, gunakan air sumur atau air galon yang lebih bersih dan kaya akan mineral yang dibutuhkan tanaman.

Selain itu, mengganti air setiap 5-7 hari sekali bertujuan untuk mencegah pertumbuhan lumut dan bakteri yang dapat merusak akar tanaman. Tak hanya itu, tanaman hias juga perlu disemprot pada bagian daunnya menggunakan spray agar tetap bersih dari debu dan kotoran, sehingga proses fotosintesis dapat berjalan lebih optimal dan tanaman tampak lebih segar.

3. Perhatikan Pencahayaan

Seperti halnya tanaman lain, tanaman hias air juga memerlukan cahaya sebagai sumber energi untuk menjalankan proses fotosintesis. Fotosintesis ini berperan penting dalam menghasilkan oksigen dan nutrisi yang dibutuhkan untuk pertumbuhan tanaman. Jika tanaman kekurangan cahaya, pertumbuhannya dapat terhambat, daunnya mungkin menguning, atau bahkan mati.

Oleh karena itu, penting untuk menyesuaikan intensitas cahaya dengan jenis tanaman hias air yang dipelihara, karena setiap spesies memiliki kebutuhan pencahayaan yang berbeda, ada yang membutuhkan sinar matahari langsung, sementara yang lain lebih cocok dengan pencahayaan redup atau tidak langsung.

4. Intensitas Pemberian Pupuk

Meskipun tanaman hias ini dapat tumbuh dengan memenuhi kebutuhan airnya, pemberian pupuk tetap dianjurkan untuk menambah asupan nutrisi.

Pemberian pupuk pada tanaman hias, terutama tanaman hias air, perlu dilakukan dengan takaran yang tepat agar tidak merusak ekosistem di sekitarnya. Tanaman hias air umumnya menyerap nutrisi langsung dari lingkungan air tempatnya tumbuh.

Sehingga pemberian pupuk dalam jumlah berlebihan justru dapat menyebabkan pertumbuhan alga yang tidak terkendali dan menurunkan kualitas air. Oleh karena itu, penting untuk memilih jenis pupuk yang sesuai serta mengatur frekuensi pemberiannya agar tanaman tetap sehat tanpa mengganggu keseimbangan ekosistemnya.

Itulah beberapa cara merawat tanaman hias air yang bisa dilakukan. Dengan melakukan beberapa perawatan ini, tanaman yang kita miliki ini bisa lebih segar dan jauh lebih terawat dari yang sebelumnya.

Leave a Comment